VinFast Luncurkan Skuter Listrik Tanpa Ngecas, Perkuat Mobilitas Hijau Asia Tenggara
Kilasotomotif.id — Jakarta — VinFast kembali membuat terobosan di pasar kendaraan listrik. Produsen asal Vietnam ini meluncurkan empat model skuter listrik terbaru dengan pendekatan berbeda. Tiga model hadir tanpa kewajiban mengisi daya secara konvensional karena memakai sistem battery swap atau tukar baterai.
Peluncuran ini langsung menarik perhatian publik. Banyak pengguna menilai teknologi tersebut mampu mengatasi kelemahan utama kendaraan listrik, yaitu waktu pengisian baterai yang lama. VinFast menargetkan segmen mobilitas urban yang membutuhkan kendaraan praktis, cepat, dan mudah dioperasikan.
Melalui langkah ini, VinFast menegaskan komitmennya dalam membangun ekosistem kendaraan listrik yang lengkap, mulai dari produk hingga infrastruktur pendukung.
Empat Model Skuter Listrik Terbaru VinFast
VinFast memperkenalkan empat model baru dalam peluncuran ini. Tiga model mengusung sistem tukar baterai, sementara satu model hadir sebagai sepeda listrik ringan.
Keempat model tersebut menyasar pengguna perkotaan dengan kebutuhan mobilitas harian yang tinggi.
1. VinFast Evo dan Evo Lite
VinFast Evo menjadi salah satu model utama dalam peluncuran ini. Skuter ini memakai dua slot baterai di bawah jok. Motor listrik BLDC in-hub menghasilkan daya maksimal 2.450 watt.
Skuter ini mampu melaju hingga 70 km per jam. Dengan dua baterai penuh, jarak tempuh bisa mencapai sekitar 165 kilometer dalam kondisi standar.
VinFast juga menghadirkan varian Evo Lite. Varian ini memiliki kecepatan puncak di bawah 50 km per jam. Pengguna tidak memerlukan SIM untuk mengendarainya. Desain ini menyasar pelajar dan pengguna pemula.
2. VinFast Feliz II
Model kedua adalah VinFast Feliz II. Skuter ini mengandalkan motor BLDC in-hub dengan daya hingga 3.000 watt. Kecepatan maksimum tetap berada di angka 70 km per jam.
Dua baterai yang terpasang mampu membawa skuter menempuh jarak hingga 156 kilometer. VinFast merancang model ini untuk pengguna aktif yang membutuhkan kendaraan andal setiap hari.
3. VinFast Viper
VinFast Viper hadir sebagai model paling modern. Desainnya tampil agresif dengan sentuhan teknologi pintar. Skuter ini memakai motor BLDC 3.000 watt dengan kecepatan puncak 70 km per jam.
VinFast melengkapi Viper dengan Smart Key untuk pelacakan jarak jauh. Lampu depan LED proyektor dan sokbreker belakang ganda meningkatkan kenyamanan berkendara.
Model ini menyasar pengguna muda yang mengutamakan desain dan fitur digital.
4. VinFast Amio, E-Bike Ringan Tanpa SIM
Selain tiga skuter utama, VinFast juga memperkenalkan Amio, sepeda listrik ringan untuk jarak dekat. Kendaraan ini tidak memerlukan SIM.
Amio memakai motor LFP berdaya 800 watt. Kecepatan maksimum mencapai 30 km per jam. Sekali pengisian penuh mampu membawa kendaraan menempuh jarak sekitar 65 kilometer.
Model ini cocok untuk pelajar, mahasiswa, dan komuter jarak pendek di pusat kota.
Cara Kerja Sistem Battery Swap
Fitur utama yang membedakan peluncuran ini adalah teknologi battery swap. Pengguna tidak perlu menunggu proses pengisian baterai di rumah atau stasiun umum.
Pengguna cukup datang ke stasiun swap. Petugas atau mesin otomatis akan mengganti baterai kosong dengan baterai penuh. Proses ini hanya memakan waktu beberapa menit.
VinFast mengembangkan jaringan stasiun swap secara agresif. Hingga awal 2026, perusahaan telah memasang lebih dari 4.500 stasiun battery swap di Vietnam.
Perusahaan menargetkan 45.000 stasiun aktif di seluruh provinsi dan kota pada kuartal pertama 2026. Target ini menunjukkan keseriusan VinFast membangun infrastruktur pendukung.
Dengan jaringan luas, pengguna tidak lagi khawatir kehabisan daya di tengah perjalanan.
Skema Pembelian dan Biaya Operasional
VinFast menawarkan skema pembelian yang fleksibel. Konsumen dapat memilih dua opsi utama.
Pertama, pengguna dapat berlangganan baterai. Biaya langganan sekitar 175.000 dong Vietnam per bulan untuk satu baterai. Untuk dua baterai, biaya mencapai 300.000 dong per bulan.
Kedua, pengguna dapat membeli kendaraan sekaligus baterainya. Opsi ini memberi kebebasan untuk mengisi daya sendiri kapan pun diperlukan.
Biaya tukar baterai di stasiun swap sekitar 9.000 dong per baterai per penukaran. Biaya ini relatif murah jika dibandingkan dengan harga bahan bakar fosil.
Dengan dua baterai penuh, pengguna bisa menempuh jarak hingga 156–165 kilometer. Jarak ini cukup untuk kebutuhan harian di wilayah perkotaan.
Strategi VinFast di Pasar Kendaraan Listrik
Peluncuran ini memperkuat strategi VinFast di segmen mobilitas listrik. Perusahaan tidak hanya fokus pada mobil listrik penumpang, tetapi juga menggarap kendaraan roda dua.
VinFast menilai kendaraan roda dua memiliki potensi besar di Asia Tenggara. Wilayah ini memiliki populasi pengguna sepeda motor yang sangat tinggi.
Melalui sistem battery swap, VinFast berusaha menghilangkan hambatan utama adopsi kendaraan listrik. Waktu pengisian baterai sering menjadi alasan utama penolakan konsumen.
Dengan penukaran cepat, pengalaman berkendara menjadi setara dengan mengisi bensin.
Dampak bagi Pengguna Perkotaan
Teknologi ini memberi manfaat langsung bagi pengguna kota besar. Pengguna tidak perlu menyediakan waktu khusus untuk mengisi daya.
Mereka dapat menukar baterai saat singgah di pusat perbelanjaan, kantor, atau stasiun umum. Fleksibilitas ini meningkatkan kenyamanan penggunaan sehari-hari.
Bagi pengemudi ojek online dan kurir, sistem ini sangat membantu. Mereka bisa tetap bekerja tanpa jeda panjang untuk mengisi daya.
Kontribusi terhadap Lingkungan
Peralihan ke kendaraan listrik membantu menekan emisi karbon di sektor transportasi. Skuter listrik tidak menghasilkan emisi gas buang saat digunakan.
Di kota besar dengan tingkat polusi tinggi, adopsi kendaraan listrik dapat memperbaiki kualitas udara. VinFast berharap inovasi ini mendorong lebih banyak pengguna meninggalkan kendaraan berbahan bakar fosil.
Jika adopsi meningkat, sektor transportasi dapat berkontribusi besar dalam pengurangan emisi nasional.
Tantangan ke Depan
Meski menjanjikan, sistem battery swap membutuhkan investasi besar. VinFast harus memastikan kualitas baterai tetap stabil di seluruh jaringan.
Perusahaan juga perlu menjaga ketersediaan baterai di setiap stasiun. Jika pasokan tidak seimbang, pengguna bisa kembali menghadapi antrean panjang.
Selain itu, ekspansi ke luar Vietnam memerlukan kerja sama dengan pemerintah dan mitra lokal.
Kesimpulan
Peluncuran empat skuter listrik baru menunjukkan keseriusan VinFast dalam membangun ekosistem kendaraan listrik. Teknologi battery swap menghadirkan solusi praktis bagi mobilitas urban.
Dengan jaringan swap yang luas, biaya operasional rendah, dan pilihan model beragam, VinFast menempatkan diri sebagai pemain kunci di pasar Asia Tenggara.
Langkah ini berpotensi mempercepat transisi menuju mobilitas hijau di kawasan perkotaan.
