Cek Harga Mobil Listrik Bekas Agustus 2026, Mulai Rp 100 Jutaan
Kilasotomotif.id – Pasar kendaraan listrik bekas di Indonesia semakin menarik untuk diperhatikan pada Agustus 2026. Konsumen yang sebelumnya harus menyiapkan dana besar untuk membeli mobil listrik baru kini memiliki lebih banyak alternatif di pasar kendaraan bekas, dengan harga yang sudah dimulai dari kisaran Rp 100 jutaan.
Pilihan unit yang tersedia juga semakin beragam. Tidak hanya mobil listrik berukuran kecil untuk kebutuhan mobilitas perkotaan, konsumen kini dapat menemukan SUV hingga kendaraan keluarga bertenaga listrik di bursa mobil bekas. Perbedaan harga dipengaruhi sejumlah faktor, mulai dari tahun produksi, varian, jarak tempuh, kondisi kendaraan, riwayat perawatan, hingga lokasi penjualan.
Berdasarkan pantauan harga pada sejumlah bursa kendaraan bekas daring per Selasa, 25 Agustus 2026, Wuling Air EV menjadi salah satu mobil listrik bekas dengan banderol paling terjangkau. Sementara itu, model dari BYD, Chery, hingga Hyundai tersedia pada segmen harga yang lebih tinggi sesuai kelas dan spesifikasinya.
Harga Mobil Listrik Bekas Agustus 2026 Mulai Rp 105 Jutaan
Pilihan paling murah dalam daftar harga mobil listrik bekas Agustus 2026 ditempati oleh Wuling Air EV Long Range keluaran 2022. Unit tersebut tercatat ditawarkan di kisaran Rp 105 jutaan. Angka tersebut membuat mobil listrik bekas menjadi semakin mudah dijangkau oleh konsumen dengan anggaran terbatas.
Untuk Wuling Air EV Long Range tahun 2023, harga yang ditemukan berada di kisaran Rp 120 jutaan. Sementara itu, Wuling Air EV Lite 300 Long Range keluaran 2025 ditawarkan sekitar Rp 150 jutaan.
Rentang harga tersebut memperlihatkan bahwa usia kendaraan dan varian tetap menjadi penentu utama nilai jual di pasar sekunder. Unit dengan tahun produksi lebih muda atau kondisi yang lebih baik biasanya memiliki harga lebih tinggi dibandingkan kendaraan dengan usia pakai lebih lama.
Wuling Air EV sendiri menjadi salah satu model yang cukup dikenal di pasar kendaraan listrik Indonesia. Model ini sebelumnya hadir dalam varian Standard Range dan Long Range, dengan teknologi baterai serta kemampuan jelajah yang berbeda.
Wuling Cloud EV hingga BYD M6 Masuk Kelas Rp 200-300 Jutaan
Konsumen dengan dana lebih besar memiliki pilihan mobil listrik bekas dengan dimensi dan kelas yang lebih tinggi. Wuling Cloud EV Pro keluaran 2024 tercatat berada di kisaran Rp 235 jutaan.
Pada rentang harga berikutnya, tersedia BYD M6 Superior Captain tahun 2024 dengan banderol sekitar Rp 305 jutaan. Mobil listrik ini menjadi salah satu opsi bagi konsumen yang membutuhkan kendaraan dengan kapasitas lebih besar untuk penggunaan keluarga.
Selain itu, Chery E5 EV Luxury keluaran 2024 berada di kisaran Rp 314 jutaan. Sementara BYD Atto 3 Superior tahun 2024 ditawarkan sekitar Rp 340 jutaan.
Kehadiran pilihan di segmen tersebut menunjukkan bahwa pasar mobil listrik bekas tidak lagi terbatas pada kendaraan kompak. Konsumen dapat membandingkan berbagai jenis kendaraan berdasarkan kebutuhan sehari-hari, mulai dari penggunaan dalam kota, perjalanan keluarga, hingga kebutuhan kendaraan dengan kabin dan dimensi yang lebih besar.
Hyundai Ioniq 5 dan Chery J7 Berada di Atas Rp 400 Juta
Untuk segmen yang lebih premium, harga mobil listrik bekas Agustus 2026 juga menawarkan sejumlah pilihan menarik. Hyundai Ioniq 5 Signature Long Range keluaran 2022 tercatat berada di kisaran Rp 415 jutaan.
Sementara itu, unit Hyundai Ioniq 5 Signature Long Range tahun 2023 berada di sekitar Rp 437 jutaan. Perbedaan tahun produksi, kondisi kendaraan, jarak tempuh, serta kelengkapan fitur menjadi beberapa faktor yang dapat menyebabkan harga antarunit berbeda.
Pilihan lain adalah Chery J7 IWD EV tahun 2025 yang dipasarkan di kisaran Rp 445 jutaan. Harga tersebut menempatkan model ini di kelas SUV listrik dengan nilai transaksi yang lebih tinggi dibandingkan mobil listrik perkotaan.
Bagi konsumen yang mempertimbangkan mobil listrik bekas pada kelas ini, pengecekan kondisi unit menjadi semakin penting. Harga yang besar perlu diimbangi dengan pemeriksaan menyeluruh agar kendaraan yang dibeli benar-benar sesuai dengan nilai yang ditawarkan penjual.
BYD Seal dan Sealion 7 Tawarkan Pilihan Segmen Lebih Tinggi
Pasar mobil listrik bekas juga menyediakan pilihan kendaraan dengan harga mendekati Rp 500 juta hingga lebih dari Rp 500 juta. BYD Seal Performance AWD keluaran 2024 tercatat ditawarkan sekitar Rp 469 jutaan.
Sementara itu, BYD Sealion 7 Performance AWD tahun 2025 berada di kisaran Rp 585 jutaan. Kedua model tersebut menunjukkan bahwa pasar kendaraan listrik bekas kini memiliki rentang harga yang sangat luas.
Konsumen tidak hanya bisa mencari mobil listrik dengan anggaran Rp 100 jutaan, tetapi juga dapat membandingkan unit dari berbagai kelas hingga segmen premium. Namun, harga bukan satu-satunya pertimbangan dalam membeli kendaraan listrik bekas.
Semakin tinggi nilai kendaraan, semakin penting pula melakukan pemeriksaan riwayat servis, kondisi baterai, kelengkapan fitur, serta kondisi fisik kendaraan sebelum transaksi dilakukan.
Daftar Harga Mobil Listrik Bekas Agustus 2026
Berikut kisaran harga mobil listrik bekas yang ditemukan di pasar pada 25 Agustus 2026:
- Wuling Air EV Long Range 2022: sekitar Rp 105 jutaan.
- Wuling Air EV Long Range 2023: sekitar Rp 120 jutaan.
- Wuling Air EV Lite 300 Long Range 2025: sekitar Rp 150 jutaan.
- Wuling Cloud EV Pro 2024: sekitar Rp 235 jutaan.
- BYD M6 Superior Captain 2024: sekitar Rp 305 jutaan.
- Chery E5 EV Luxury 2024: sekitar Rp 314 jutaan.
- BYD Atto 3 Superior 2024: sekitar Rp 340 jutaan.
- Hyundai Ioniq 5 Signature Long Range 2022: sekitar Rp 415 jutaan.
- Hyundai Ioniq 5 Signature Long Range 2023: sekitar Rp 437 jutaan.
- Chery J7 IWD EV 2025: sekitar Rp 445 jutaan.
- BYD Seal Performance AWD 2024: sekitar Rp 469 jutaan.
- BYD Sealion 7 Performance AWD 2025: sekitar Rp 585 jutaan.
Daftar tersebut merupakan gambaran kisaran harga yang ditemukan di pasar mobil bekas daring. Harga akhir dapat berubah sewaktu-waktu dan tidak selalu sama antara satu wilayah dengan wilayah lainnya.
Kondisi Baterai Jadi Hal Penting Sebelum Membeli
Berbeda dengan mobil bermesin konvensional, pemeriksaan mobil listrik bekas perlu memberikan perhatian khusus pada kondisi baterai. Komponen ini merupakan salah satu bagian paling penting dalam kendaraan listrik karena berkaitan langsung dengan performa dan kemampuan mobil digunakan.
Calon pembeli sebaiknya menanyakan riwayat perawatan kendaraan dan melakukan pemeriksaan kondisi baterai sebelum menyelesaikan transaksi. Riwayat penggunaan, pola pengisian daya, serta kondisi kendaraan secara umum dapat menjadi bagian dari pertimbangan sebelum membeli.
Selain baterai, dokumen kendaraan juga harus diperiksa dengan teliti. Pastikan identitas kendaraan, dokumen kepemilikan, serta data lainnya sesuai dengan unit yang ditawarkan. Riwayat servis juga penting karena dapat memberikan gambaran mengenai perawatan yang telah dilakukan oleh pemilik sebelumnya.
Pengecekan jarak tempuh tidak kalah penting. Namun, angka odometer sebaiknya tidak menjadi satu-satunya dasar dalam menentukan pilihan. Mobil dengan jarak tempuh rendah belum tentu memiliki kondisi lebih baik apabila perawatannya tidak dilakukan secara optimal.
Jangan Hanya Tergiur Harga Murah
Harga Rp 100 jutaan tentu menjadi daya tarik besar bagi konsumen yang ingin memiliki mobil listrik. Meski demikian, pembeli perlu menghindari keputusan terburu-buru hanya karena menemukan unit dengan banderol jauh lebih murah dari harga pasaran.
Kondisi fisik mobil perlu diperiksa secara langsung. Perhatikan bagian eksterior, interior, kaki-kaki, sistem kelistrikan, fitur keselamatan, hingga perangkat pengisian daya yang tersedia bersama kendaraan.
Calon pembeli juga perlu memastikan layanan purnajual dan ketersediaan jaringan perawatan untuk model yang dipilih. Hal ini penting agar pemilik tetap memiliki akses terhadap servis dan kebutuhan perbaikan setelah kendaraan dibeli.
Jika memungkinkan, pembeli dapat membawa teknisi atau pihak yang memahami kendaraan listrik untuk melakukan inspeksi. Langkah tersebut dapat membantu mengurangi risiko membeli unit dengan masalah tersembunyi.
Pasar Mobil Listrik Bekas Semakin Kompetitif
Perkembangan pilihan harga mobil listrik bekas Agustus 2026 memperlihatkan bahwa pasar kendaraan elektrifikasi di Indonesia semakin beragam. Dari mobil perkotaan seharga Rp 105 jutaan hingga SUV dan kendaraan berperforma tinggi dengan banderol lebih dari Rp 500 juta, konsumen kini memiliki banyak pilihan sesuai kebutuhan dan kemampuan finansial.
Bagi calon pembeli, kondisi ini menjadi kesempatan untuk mendapatkan kendaraan listrik dengan harga lebih terjangkau dibandingkan membeli unit baru. Namun, keputusan tetap harus didasarkan pada pemeriksaan kondisi kendaraan secara menyeluruh.
Harga yang tercantum di pasar hanyalah salah satu bagian dari pertimbangan. Kondisi baterai, riwayat servis, kelengkapan dokumen, jarak tempuh, serta kualitas unit harus menjadi perhatian utama sebelum transaksi dilakukan.
Dengan pilihan yang semakin banyak, konsumen kini dapat lebih leluasa membandingkan mobil listrik bekas. Selama melakukan pengecekan dengan cermat dan memilih unit yang sesuai kebutuhan, pasar kendaraan bekas dapat menjadi alternatif menarik untuk beralih ke mobilitas berbasis listrik.

